1.811 Anggota LINMAS Menerima Insentif

Admin   07/07/2020 14:38 WIB

1.811 Anggota LINMAS Menerima Insentif

CIMAHI     Pemerintah Kota Cimahi menyerahkan insentif kepada Linmas Jaga Kampung, yang diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Cimahi, Ajay Muhamamad Priatna, di halaman Cimahi Technopark, Senin (06/07/2020).

Insentif sebesar Rp. 300.000 itu diberikan kepada 1.811 orang anggota linmas yang selama diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Cimahi mereka Jaga Lembur.

Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar menjelaskan Insentif ini diberikan per kecamatan selama 3 hari beturut-turut dari tanggal 6 Juli sampai dengan 8 Juli 2020.

“Hari ini kami serahkan kepada Linmas Kecamatan Cimahi Selatan sebanyak 681 orang, besok kecamatan Cimahi Utara sebanyak 514 orang serta lusa kecamatan Cimahi Tengah sebanyak 616 orang”. ungkap Totong

"Kami mengapresiasi tugas anggota Linmas dalam menjaga lembur selama pandemi ini. Tugas mereka kan berat, menjaga kampung sekitar," ujar Ajay.

 Tugas mereka menjaga jalan masuk yang ditutup selama pandemi ini,  mengingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan.  Seperti selalu menggunakan masker dan membubarkan masyarakat yang berkerumun,

“Kami akan terus melakukan tracing dengan melaksanakan Rapid Test dan Swab Test di pasar-pasar tradisional, modern, pabrik-pabrik dan yang terdapat kemurumunan, apabila hasil test menunjukkan hasil positif maka warga tersebut akang langsung dijemput dan dilakukan perwatan,kita pun akan langsung melakukan tracing pada kontak erat pasien”, jelas Ajay sehabis melaksanakan penyerahan insentif.

Ajay menambahkan dengan kondisi Kota Cimahi yang sempat berzona biru sekarang kembali berzona kuning itu dari ketidaksiplinan warganya yang tidak mengikuti protokol kesehatan.

         “Sekarang kita melaksanakan adaptasi kebiasaan baru bukan berarti pandemi ini sudah berkahir tetap, protokol kesehatan harus selalu diterapkan dengan selalu menggunakan masker, mencuci pakai sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak dan menjauhi kerumunan”, pungkas Ajay

Para anggota Linmas bekerja 24 jam secara bergiliran selama Pandemi Covid 19. Mereka berjaga di pintu masuk menuju pemukiman penduduk, termasuk menjaga warga luar yang datang ke Kota Cimahi.

"Pada prinsipnya tamu tidak dilarang, hanya harus mengikuti prosedur protokol kesehatan. Tamu yang datang ke pemukiman yang mereka jaga jangan sampai menyebarkan penyakit di Kota Cimahi terutama yang datang dari zona merah," tambah Totong (BIDANG IKPS DISKOMINFOARPUS).

Pemerintah Daerah Kota Cimahi © 2020